Kategori: Informasi Umum Perpustakaan | Tanggal: 19 Januari 2026
Menutup tahun 2025 dengan sebuah dedikasi karya, UPA Perpustakaan Universitas Negeri Makassar (UNM) secara resmi menerima karya (Theme Song) berjudul "Cahaya Perpustakaan". Lagu tersebut diserahkan langsung oleh penciptanya, Mas'ud Uqbah Al Ansyari, S.Pd., M.Pd., yang merupakan dosen Program Studi Seni Pertunjukan Fakultas Seni dan Desain UNM, kepada Kepala Perpustakaan UNM, Dr. Ismarli Muis, M.Si., Psikolog. Prosesi serah terima yang berlangsung penuh keakraban ini dilaksanakan di Ruangan Kepala UPA Perpustakaan UNM, pada hari Rabu, 31 Desember 2025. Dalam kesempatan tersebut, Mas'ud Uqbah Al Ansyari menyampaikan bahwa "Cahaya Perpustakaan" diciptakan sebagai bentuk kontribusi seni untuk mendukung atmosfer akademik. Sesuai judulnya, lagu ini diharapkan menjadi simbol bahwa perpustakaan adalah sumber terang ilmu pengetahuan. "Sebagai dosen Seni Pertunjukan Fakultas Seni dan Desain, saya ingin memberikan sesuatu yang bisa didengar dan dirasakan. Lagu ini adalah sebagai penyemangat serta harapan agar perpustakaan selalu menjadi cahaya bagi mahasiswa dalam mencari literatur dan ilmu pengetahuan secara efektif," ujar Uqbah. Kepala UPA Perpustakaan UNM, Dr. Ismarli Muis, menyambut hangat inisiatif ini. Sebagai seorang akademisi dan psikolog, ia menilai keberadaan musik atau lagu tema dapat memberikan sentuhan psikologis yang positif, menciptakan suasana yang lebih ramah (hospitable), dan memperkuat identitas perpustakaan. "Alhamdulillah, ini adalah hadiah akhir tahun yang luar biasa. Terima kasih kepada Bapak Uqbah atas dedikasinya. Lagu 'Cahaya Perpustakaan' ini akan digunakan setiap kegiatan-kegiatan sosialisasi, promosi dan akan diputar secara resmi di semua kegiatan perpustakaan." ungkap Dr. Ismarli. Penyerahan ditandai dengan pemberian Flashdisk dan penandatanganan berita acara serah terima hak cipta penggunaan lagu di lingkungan UPA Perpustakaan UNM. Dengan adanya theme song ini, Perpustakaan UNM diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga ruang yang memiliki nilai estetika dan identitas budaya yang kuat.